Hidup nggak ada yang tahu ya. Nggak ada yang nyangka tuga tahun lagi jadi apa. Tiga tahun yang lalu, saya masih SMP. Begitu pula dengan teman-teman saya. Kami sama-sama murid SMP yang lugu. Dengan wajah polos kami, kami tidak tahu akan jadi seperti apa tiga tahun kemudian. Termasuk saya, saya tidak pernah terbayang akan jadi mahasiswi perikanan UGM. Saya pun tidak pernah menerka-nerka akan seperti apa teman-teman saya nantinya.
Ternyata, sekarang ada yang kuliah di kedokteran, kedokteran gigi, akutansi, teknik sipil, arsitektur, kedokteran hewan, ilmu ekonomi, geografi, pertanian, perikanan (saya), matematika murni, statistik, juga ada yang memilih sekolah ikatan dinas. Tidak ada yang salah dengan jurusan dipilih. Kita semua berhak memilih mau jadi apa kita kelak.
Memang, sih, sekarang saya bisa melihat korelasinya. Jika waktu masih sekolah rajin belajar, pintar, nurut, rata-rata besarnya sukses. Tapi, jika dulunya agak nyeleneh, waktu nyari kuliah juga agak nyeleneh dan agak kesusahan juga. Yang hobi pacaran terus, sekarang udah mendahului punya momongan juga ada. Ternyata, nasihat orang tua itu memang benar. Ternyata, bila kita nurut sama orang tua, hidup kita bakalan jadi lebih baik. Ternyata, nasihat orang tua itu luar biasa. Intinya, menjadi anak yang baik akan melatih kita untuk menjadi manusia yang baik ketika dewasa. Oke, kalau begitu saya akan menurunkan ego saya dan mengikuti nasihat orang tua.
Tidak ada orang tua yang menjerumuskan. Semua orang tua ingin yang terbaik buat anaknya, buat masa depan anaknya. Well, saya rasa saya banyak salah sama ibu saya. Ibu saya sangaaat cerewet masalah bangun pagi, sholat subuh, bersih-bersih, itu deh. Mungkin, kalau sekarang saya ikuti nasihat beliau, akan ada kebaikan yang bakal saya tuai nantinya.
Memang sudah seharusnya, anak-anak tidak boleh sok tahu. Kita boleh pintar, tapi tetap saja orang tua lahir sebelum kita. Mereka sudah melihat bagaimana wujud dunia ini jauhhh sebelum kita. Bahkan, mungkin saja mereka sudah melalui masa-masa sulit sebelum kita juga. Jadi, sudah sewajarnya bila mereka lebih berpengalaman. Mungkin mereka tidak sepandai kita dalam beberapa hal, tapi tetap mereka sudah lebih dulu mengalami hal sulit jauuuhh sebelum kita lahir. Jadi, jangan sok tau, jangan sok bijak, jangan pernah mengabaikan nasihat orang tua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar