Minggu, 04 Januari 2015

Write It Down

Menulis yang ingin saya bahas di sini bukanlah sekedar menggoreskan pena di atas kertas yang membentuk suatu huruf tertentu. Jika demikian, anak kecil pun mahir melakukannya. Akan tetapi, lebih dari itu. Menulis adalah menuangkan ide, gagasan, pikiran, ke dalam bentuk tulisan maupun karya tulis. Tulisan banyak bentuknya, bisa dalam bentuk artikel, essay, karya ilmiah, puisi, cerpen, dll.

Menulis adalah kegiatan yang mampu mengasah otak. Karena dengan menulis, pertama kita dituntut untuk berpikir. Lalu dari berpikir itu kita dituntut untuk merepresentasikannya dalam bentuk kata-kata yang bisa dicerna. Setelah itu barulah menuangkannya dalam bentuk tulisan. Tulisan berfungsi untuk mengomunikasikan ide atau gagasan kita supaya dapat tersampaikan kepada orang lain. Jadi, menulis juga merupakan sarana komunikasi.

Menurut pendapat saya, semua orang bisa menulis, terlepas dari apapun profesinya. Selama ia bisa baca tulis, ia bisa menghasilkan karya-karya berupa tulisan. Masalahnya adalah mau atau tidak. Ada pepatah mengatakan bahwa jika kamu ingin mengenal dunia, membacalah. Namun, jika kamu ingin dikenal dunia, menulislah. Bahkan, salah seorang menteri pendidikan kita pernah berkata bahwa dengan menulis mampu menunjukkan kalau kita ada. Menulis menandakan eksistensi kita.

Sejarah telah membuktikan bahwa menulis mampu merubah keadaan. Raden Ajeng Kartini atau yang biasa kita kenal Ibu Kartini, mampu mengangkat derajat kaum hawa di bumi pertiwi dan semuanya bermula dari tulisan-tulisan beliau. Ibu Kartini berkirim surat dengan teman beliau di Belanda membahas tentang permasalahan wanita di Indonesia yang tidak mendapatkan hak untuk sekolah. Beliau menuliskan semua gagasan serta mimpinya sampai akhirnya keinginan itu benar-benar terwujud. Kita, terutama perempuan, haruslah berterimakasih kepada beliau. Tanpa perjuangan beliau mungkin hingga kini kesetaraan gender itu hanya wacana.

Menulis bisa dimulai dengan menuliskan hal-hal yang sederhana. Mulai dari kegiatan sehari-hari, deskripsi benda-benda di sekitar, impian, cita-cita, curahan hati, hingga mengkritisi kebijakan pemerintah. Ya, penulis hebat tidak mungkin muncul tiba-tiba. Semua butuh proses, butuh belajar. Profesi apapun demikian, butuh latihan. Lionel Messi pun tidak secara misterius menjadi pesepak bola terkenal. Ia pasti telah melewati ribuan jam berlatih dan belajar. Tidak ada yang tidak mungkin selama kita punya niat untuk belajar dan memulai. Jadi, mau tunggu sampai kapan? Just write it down.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar